Polda Malut diminta Tinjau Kembali Sidang BP4R Bripda Juan Carlos dengan Adelia Putri

TOBELO – Aliansi pemuda Bobaneigo mendesak kapolda Maluku utara, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Drs. Waris Agono, M.Si agar melakukan peninjauan kembali atas tindakan polres Kabupaten Halmahera Utara, dalam sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk, (BP4R) yang di laksanakan polres Halmahera Utara, dimana dalam sidang tersebut melibatkan Adelia Putri dengan Bripda Juan Carlos.

Fandi Risky, Ketua Aliansi Pemuda Bobaneigo kepada media ini mengatakan, dalam sidang tersebut tampa ada pemberitahuan ke wali sah, padahal kata Fandi, adik kami Adelia Putri masuk daftar orang hilang, yang telah di laporkan pada tanggal 2 Maret tahun 2026 di SPKT Polres Ternate.

” Kami sangat menyesalkan atas tindakan polres Halmahera Utara, yang di nilai tidak profesional, karna telah dianggap mencoreng nama baik keluarga besar kami yang berada di desa Bobaneigo sebagai wali sah, ini jelas melanggar ketentuan perundang-undangan sebagai mana di atur dalam Perkap No: 9 tahun 2010 dan Perpol No: 6 tahun 2018.” Jelas Fandi.

Selaku kaka kandung dari Adelia Putri, Fandi bilang akan mengerahkan pemuda setempat dan Organisasi pergerakan di Maluku Utara untuk melakukan demonstrasi, bahkan ia mengaku akan melakukan pemboikotan jalur transportasi Sofifi – Halmahera Utara dan Sofifi – Halmahera Timur, jika tuntutan pihak keluarga tidak diindahkan. (biL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *