Praktik Aneh Loket ASDP Ternate-Tidore: Kembalian Dipotong Rp 6 Ribu atas Nama Biaya Admin

Kota Ternate68 Dilihat

TERNATE – Di tengah himpitan biaya hidup, pengguna jasa penyeberangan feri rute Bastiong (Ternate) – Rum (Tidore) dan sebaliknya kembali dibuat geleng-geleng kepala. Selain tarif yang dinilai sudah cukup menguras kantong, kini muncul keluhan baru terkait praktik pemotongan uang kembalian secara sepihak di loket tiket PT ASDP Indonesia Ferry.

Seorang penumpang yang berinisial Anto (40), Senin, 19 Oktober 2026, mengungkapkan kekesalannya. Berdasarkan rincian tiket, total biaya penyeberangan untuk satu kendaraan Golongan IV-A adalah tepat Rp130.000 (terdiri dari Tarif Rp129.600 dan Asuransi Rp400). Tidak ada satu pun keterangan mengenai “biaya administrasi” atau biaya tambahan lainnya yang tertera di struk resmi ASDP.

Namun, realita di lapangan berkata lain. Ketika penumpang membayar menggunakan uang tunai dengan pecahan besar dan meminta kembalian, petugas loket secara sepihak memotong uang kembalian tersebut sebesar Rp6.000 dengan dalih “biaya admin” atau “biaya kembalian”.

“Ini betapa ‘untungnya’ ASDP. Tiketnya sudah Rp130.000, tidak ada tulisan biaya admin di struk, tapi saat kami bayar tunai dan minta kembalian, uangnya dipotong Rp6.000. Kalau kami bayar pas, ya tidak apa-apa, tapi kalau kami bayar lebih dan minta kembalian, malah dipotong. Ini namanya pungli berkedok biaya admin,” keluh Anto.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh beberapa pengguna feri lainnya. Mereka menilai praktik ini sangat tidak transparan dan merugikan konsumen sudah berlangsung lama. Pemotongan Rp6.000 dari uang kembalian dianggap tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak ada sosialisasinya kepada masyarakat.

“Kami tidak keberatan membayar, tapi harus ada aturannya yang jelas. Kalau memang ada biaya admin Rp6.000, kenapa tidak ditulis di struk atau di papan informasi di loket? Kenapa harus dipotong dari uang kembalian kami secara diam-diam? Ini sangat tidak profesional,” tegas seorang sopir angkot yang rutin menyeberang.

Manajemen ASDP pusat diminta menertibkan oknum petugas di loket Bastiong-Rum yang bermain curang dengan uang kembalian penumpang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemotongan uang kembalian sebesar Rp6.000 tersebut.(Mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *