Program Arum Haji Pegadaian Mudahkan Warga Ternate Daftar Haji

Kota Ternate87 Dilihat

TERNATE – Kesadaran merencanakan ibadah haji sejak dini terus didorong melalui Seminar Literasi Keuangan Syariah yang digelar oleh PT Pegadaian Area Manado 2 Cluster Ternate.

Mengusung tema “Rencanakan Haji Sejak Dini, Raih Berkah di Tanah Suci”, kegiatan ini berlangsung di Restoran Dapur Nona Jo, Kota Ternate, Sabtu (9/5/2026), dan dihadiri berbagai kalangan masyarakat serta jajaran Pegadaian Syariah.

Pimpinan Cabang Pegadaian Bastiong, Hj. Isvani Buamona, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mulai mengambil langkah nyata dalam merencanakan ibadah haji.

“Dengan niat untuk mendaftar haji melalui program Arum Haji di Pegadaian, insyaallah kita akan dimudahkan. Kegiatan ini bukan sekadar datang, duduk, dan pulang, tetapi semoga Allah membuka pintu rezeki kita. Minimal, jika belum berangkat haji, kita bisa diberi kesempatan menunaikan umrah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate, Syarif Hi Ibrahim, mengungkapkan bahwa antrean haji di Maluku Utara saat ini mencapai sekitar 21 ribu orang.

“Jika mendaftar hari ini, estimasi waktu tunggu bisa mencapai 26 tahun. Namun angka itu bisa berubah, tergantung jumlah pendaftar. Semakin banyak yang mendaftar, masa tunggu bisa lebih cepat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda niat berhaji dan mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik secara mental maupun finansial.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Manager Non Gadai CPS Ternate Pelabuhan, Nuryadi P Hilahapa, memaparkan kemudahan program ARRUM Haji yang ditawarkan Pegadaian Syariah.

ARRUM Haji merupakan layanan pembiayaan berbasis syariah yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan porsi haji. Dengan jaminan emas sebesar 3,5 gram, nasabah bisa memperoleh pembiayaan dalam bentuk tabungan haji senilai Rp25 juta yang digunakan untuk mendapatkan nomor porsi haji.

Program ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya telah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 92/DSN-MUI/IV/2014, memberikan kemudahan untuk langsung memperoleh porsi haji, biaya pemeliharaan jaminan (mu’nah) yang terjangkau, proses pengajuan yang mudah, serta aman karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

“Yang pertama adalah niat. Semua umat Muslim tentu ingin ke Tanah Suci. Kemudian kita siapkan dana awal, lengkapi dokumen, dan langsung mendapatkan nomor porsi sebelum mendaftar ke Kementerian Agama,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan usia dan kondisi fisik.

“Rata-rata masa tunggu bisa mencapai 20 tahun. Jika mendaftar di usia 30 tahun, kemungkinan berangkat saat usia mendekati 60 tahun. Padahal ibadah haji membutuhkan fisik yang prima,” tambahnya.

Selain itu, faktor inflasi biaya haji juga menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Kegiatan ini turut dihadiri Pincab CPS Pegadaian Ternate Pelabuhan Ismaya Islamiyah Todano, Manager Bisnis CPS Ternate Pelabuhan Ikbar Arif, MB CP Bastiong Sri Handayani, serta jajaran pengelola unit, kasir, supervisor, dan tim pemasar Cluster Ternate.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya literasi keuangan syariah serta mulai merencanakan ibadah haji sejak dini demi meraih keberkahan di Tanah Suci.

Pada acara seminar tersebut, Pegadaian Syariah Ternate menutup kegiatan dengan sesi closing bagi calon nasabah Arrum Haji. Dalam kesempatan ini, enam orang pertama yang mendaftar langsung mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi. (um)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *