TERNATE – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Adnan Mahmud, secara resmi melepas 523 wisudawan program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) dalam prosesi khidmat yang digelar pada Ahad (6/9/2026). Dalam momentum tersebut, rektor menitipkan pesan mendalam sekaligus membawa kabar gembira terkait dukungan akademik bagi lulusan terbaik.
Adnan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua wali atas kepercayaan mereka menitipkan putra-putrinya menempuh studi di IAIN Ternate. Ia menekankan pentingnya para lulusan mendarmabaktikan ilmu yang telah diperoleh demi kemaslahatan keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Menurutnya, esensi dari sebuah pengetahuan terletak pada implementasi nyatanya di tengah kehidupan sehari-hari. “Ilmu yang tidak teraplikasi tidak akan memiliki makna apa pun bagi pemiliknya,” tegas Adnan kepada awak media usai prosesi wisuda.
Langkah konkret dalam mendukung kemajuan akademik juga ditunjukkan pihak kampus. Rektor menawarkan skema bantuan biaya pendidikan bagi lulusan terbaik yang memiliki komitmen melanjutkan studi ke jenjang magister (S2). Pihak manajemen saat ini tengah merancang program pembiayaan minimal untuk semester pertama sebagai stimulus motivasi bagi mahasiswa berprestasi. Rencana strategis ini akan segera dimatangkan di tingkat pimpinan agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
Selain beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, IAIN Ternate berkomitmen menjaga keberlangsungan studi mahasiswa kurang mampu melalui optimalisasi dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dana yang bersumber dari infak, sedekah, dan zakat para dosen serta pegawai tersebut terbukti efektif meringankan beban finansial mahasiswa. Pada semester ganjil tahun 2026 ini, UPZ tercatat telah membantu membiayai penyelesaian SPP bagi 21 mahasiswa.
Guna memperluas daya jangkau bantuan, Rektor mengajak seluruh dosen dan pegawai untuk memaksimalkan penyaluran dana keagamaan tersebut. Surat edaran resmi pun telah diterbitkan agar gerakan kepedulian sosial di lingkungan kampus ini mampu menjaring lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial di masa mendatang. (um)







